Sejarah Singkat SMA Negeri 10 Jakarta

Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Jakarta berdiri pada tanggal 16 Agustus 1962, berlokasi di SMP Negeri 17 Jakarta dengan Kepala Sekolah pertama T.B. Zakaria. Sebelumnya merupakan Filial dari SMA Negeri 2 Jakarta Barat. Pada tahun 1965 SMA Negeri 10 Jakarta membuka kelas jauh yang berlokasi di Pademangan Timur yang kemudian berkembang menjadi SMA Negeri 15 Jakarta. Pada tahun 1974 kembali membuka kelas jauh di Pademangan IV Jakarta Utara yang saat ini dikenal dengan nama SMA Negeri 40 Jakarta (berdasarkan informasi dari pelaku sejarah : H.Emed Sumardi, Mualik, Muchtar Buchori)

Gedung SMA Negeri 10 Jakarta sampai dengan akhir tahun 1999 kondisinya sudah tidak layak untuk KBM, karena merupakan bangunan lama. Setiap hujan, apalagi bila bersamaan dengan bulan purnama yang menyebabkan air laut pasang, sekolah terpaksa diliburkan karena banjir yang melanda di beberapa lokasi ada yang mencapai hampir 1 meter. Kondisi tersebut biasanya terjadi sekitar 3 bulan yaitu Desember, Januari dan Februari dengan rata-rata libur karena banjir 4 sampai 5 hari.

Melalui proses dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta saat Kepala Sekolah dijabat oleh Dra. Hj. Sri Resmi yang di dampingi Staf Humas Dra. Tuti Sukarni, disetujui pembangunan secara bertahap. Pembangunan tahap pertama yaitu Gedung A dengan fasilitas 7 ruang kelas. Tahun 2000 gedung A sudah mulai dapat digunakan. Pembangunan berikutnya Gedung B dan Gedung C dilanjutkan pembangunannya hingga tahun 2002. Gedung yang baru dengan tiga lantai mengubah kondisi proses belajar mengajar menjadi lebih baik.

Di tahun 2004 SMA Negeri 10 Jakarta di bawah pimpinan Drs. Budiyanto, MM meningkatkan pelayanan di bidang keagamaan (Islam) dengan mulai perencanaan pembangunan masjid. Pada tahun 2005 dimulailah pembangunan mesjid yang hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Untuk melaksanakan pendidikan berbasis ICT, sekolah telah membangun jaringan internet melalui program Internet Go To School (IG2S) bekerjasama dengan Dinas Dikmenti, Telkom dan dibiayai oleh Direktorat Pendidikan Menengah Umum. Berbarengan dengan hal ini Drs. H. Widodo juga mendaftarkan sekolah untuk memiliki website sendiri agar sekolah dapat lebih dikenal secara mendunia dengan alamat : http://www.sman10jakarta.sch.id.

2016-10-13 03:51:09 Published by admin